Allah

468x60 ads

RAHMAT ARIES BLOG'S



Menelusuri Lebih jauh Alam jin dan Syetan


 “Menuntut ilmu adalah suatu kewajiban bagi setiap Muslim.“ (HR Ahmad dan Ibnu Majah). Yang dimaksud dengan ilmu dalam Al-Quran maupun Sunah bukanlah ilmu-ilmu yang bersifat keduniaan, melainkan ilmu-ilmu tentang agama. Imam Ibnu Hajar al-Asqalani berkata, “Dan, yang dimaksud dengan ilmu adalah ilmu syar’i.“ Namun, bukan berarti ilmu keduniaan tidak wajib dipelajari.
Salah satu sarana yaitu, taklim. Di Kotaku Kota daeng, tempat taklim bertebaran dimana-mana tinggal mau pilih kitab apa.  Alhamdulillah,

Kali ini, kami akan menyajikan resume taklim pembahasan mengenai Alam jin dan Syetan. Semoga Bermanfaat.

Ustadz Abror.
Ta’lim hari senin, Masjid Mush’ab bin umair Fakultas Teknik.

Menelusuri Lebih jauh Alam jin dan Syetan

  • Salah satu kenikmatan oleh Allah yaitu nikmat hujan yang turun ke bumi, beberapa hal mengenai hujan dalam islam:
§  Azab yang diberikan kepada Kaum Nabi Nuh yang ditenggelamkan oleh Allah dengan Hujannya.
§  Do’a yang mujarab dikabulkan.
§  Disunnahkan untuk bersyukur karena salah satu nikmatnya.
§  Disunnahkan untuk mengucapkan “Allahumma inni nafi’a soyyiban“
§  Tidak boleh mencela hujan.

Salah satu yang dianjurkan oleh pemuda adalah menuntut ilmu agama dan menerapkannya
§  Salah satu ciri orang yang beriman yaitu:
§  Berjihad dijalan oleh Allah Swt.
  •   Toghut, merupahkan sesuatu yang disembah kecuali oleh Allah.
  •   Sesungguhnya tipu daya syetan dan pengikutnya itu lemah dibandingkan oleh tipu daya wanita yang jauh lebih besar.
Syetan terbagi atas 2 macam:
  •  Golongan Jin
  •  Golongan manusia.
  •   Kelompok hewan.
Kisah umar ketika menaiki onta.

Alam Jin, syetan, dan dukun.
Pentingnya mempelajari syetan golongan manusia.
Golongan Manusia
·         Tipu daya syetan dari golongan manusia (dukun,tukang sihir,dll).
·         Ketidaktahuan manusia terhadap hal ini.

“Maka kami jadikan musuh untuk nabi dari golongan manusia dan jin, mereka saling membisikkan kata-kata indah untuk mengikuti perintahnya”
Syetan:
§  Maknawiyah.
§  Tidak berdzat.
§  Merupahkan sebuah kejahatan.
§  Labeling.
Golongan yang disebutkan sebagai syetan, merupahkan musuh-musuh rasul serta orang yang mengingkari sifat-sifat Allah.
Dukun dan tukang ramal:
§  Pengertian Dukun.
Istilah dalam Arab: Bilkahim, Kahhan.
Syaikh Albani:
o   Berasal dari bangsa arab.
o   Meminta pendapat.
o   Syetan memberitahu kepada dukun mengenai hal yang terjadi.
o   Mendapatkan sumber dari atas langit, mencuri perkataan dari malaikat-malaikat.
o   Penambah kebohongan.
o   Menambah berita kemudian ditambahkan dan disampaikan.
o   Apabila seseorang mempercayai perkataannya dengan bukti yang nyata sehingga orang-orang berlomba untuk bertanya mengenai halnya.

§  Hakikat kerja dukun dan syetan.
o   Bekerja sama dengan syetan.
o   Proses:
-          Inisiatif sendiri.
-          Adanya bisikan dari syetan.
o   Menghadirkan syetan:
-          Dengan cara bersumpah tertentu, dengan menyebut nama-nama syetan dan membaca mantera di dalam tempat yang gelap. Bersumpah selain Allah merupahkan dosa kesyirikan.
-          Membakar dupa-dupa yang tidak disebut nama Allah pada saat membakarnya.
-          Bermain jelangkung, HARAM.
“Sesungguhnya syetan itu berjalan didekat urat nadi seseorang”

-          Faedah, Syetan menyukai tempat yang gelap.
-          Dengan cara menyembelih hewan yang bewarna hitam, kemudian melepar hewan tersebut ditempat tertentu.
-          Menghinakan diri, menjadikan mushab alas kaki.
-          Menghina agama.








0 komentar:

Poskan Komentar